Total Tayangan Laman

Rabu, 07 Desember 2011

Panduan Tepat Buat yang Mau Berhijab

Ini diambil dari sebuah postingan blog 'inspired diary' yang berjudul A guide to proper hijab for ladies.
Berharap kamu semua suka dan mau mengamalkan.

Tahukah kamu, hijab itu bener-bener pakaian yang keren banget buat kamu, ladies.

Hijab, dalam Islam, pada dasarnya merupakan sebuah 'dress code' bagi perempuan muslimah di hadapan khalayak. Banyak yang memandang bahwa hijab merupakan pakaian tradisional dan sebuah lambang 'penindasan. Namun ternyata pada faktanya, hijab itu melindungi dan memberikan keamanan bagi perempuan dari gangguan! Hikmah di balik hijab itu adalah meminimalisir daya tarik seksual dan yang paling utama adalah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, Tuhan kita. Alhamdulillah.


Nah, hal yang paling medasar adalah hijab itu menutupi seluruh tubuh, kecuali muka dan telapak tangan. Perlu juga dicatet, nih. Jilbab itu TIDAK CUMA NUTUP KEPALA, tapi JUGA NUTUP SELURUH TUBUHMU. Berjilbab tidaklah sempurna sampai kita memenuhi syarat-syaratnya.

Apa dasarnya? Yuk, buka Qur'an cantikmu.
Nih, ada ayat yang berbunyi:
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita…” (An-Nur:31).

Sebuah jilbab menuntut kita untuk agar mengenakan pakaian yang longgar untuk melindungi sesuatu yang begitu indah bagi seorang perempuan.

Selanjutnya, Rasulullah juga menyatakan dalam sebuah hadist.
“Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Dua golongan dari penghuni neraka yang belum aku temui; suatu kaum yang selalu membawa cemeti bagaikan ekor-ekor sapi, dengannya dia memukuli manusia, dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang, cenderung tidak taat, berjalan melenggak-lenggok, rambut mereka seperti punuk onta, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium bau surga padahal bau surga tercium dari jarak sekian“. (HR. Muslim)


Lanjut, sekarang kita perlu cek lagi apakah jilbab kita sudah tidak menerawang atau sudah baik? Jangan-jangan masih menampakkan bentuk didalam jilbab itu atau betismu karena kamu pakai pakaian yang agak menerawang (ups...). So, pastikan bahan pakaian yang kamu kenakan itu tidak transparan, OK?


Kenapa harus repot-repot berdandan seperti yang lain (perempuan kafir) kalau kamu ternyata punya identitas sendiri. Identitasmu sebagai muslimah, identitas inilah yang harus kita banggakan. Bukankah meniru mereka secara lahiriah akan memungkinkan kita akan meniru mereka juga dalam hati (seperti kepercayaan dan karakteristik). Muslimah juga punya identitas dan gayanya sendiri, lho. Dan nyatakanlah bahwa kamu bangga dengan itu semua.

Berikut ada hadist Rasulullah yang menjelaskan hal ini.
Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash radhiallahu anhuma dia berkata: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا

“Bukan termasuk golongan kami orang yang menyerupai kaum selain kami.” (HR. At-Tirmizi no. 2695)

Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk darinya”. (HR. Abu Daud no. 4031 dan dinyatakan shahih oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah: 1/676)


Terus, muslimah sekalian juga harus menjaga pakaian yang dipakai tetap sederhana dan tidak mencolok perhatian. Tapi itu bukan berarti kamu bisa pakai yang lusuh dan tidak modis. Modis boleh, asal syar'i. Yang terpenting, kamu harus bebas dari sombong dan riya'. Tunjukkanlah nikmat Allah dengan cara berpakaian yang baik, namun jangan sampai boros.
Ingat ma sabda Rasulullah berikut:
Sahabat Ibnu Umar ra berkata, bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Barangsiapa menarik-narik pakaiannya lantaran pamer serta sombong, maka Allah tidak akan memperdulikannya pada hari kiamat nanti.” Kemudian Abu Bakar berkata: “Ya Rasulullah, kain sarungku sangat panjang hingga sampai ke tanah, dan bila berjalan aku selalu menariknya. Tetapi yang demikian aku maksudkan untuk menjaga aurat” Lalu Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya engkau tidak termasuk golongan orang yang pamer serta sombong dalam berpakaian.” (HR. Malik dan Bukhari).


"Kamu itu perempuan atau laki-laki, sih?" Jangan sampai ada orang yang bertanya seperti itu kepada kita. Berdandan menyerupai laki-laki hanya akan membuat orang bingung. Jadi diri sendiri aja lagi, ladies.

Banyak sekali hadist yang menyatakan hal ini.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. melaknat para laki-laki yang menyerupai kaum wanita dan wanita yang menyerupai kaum laki-laki," (HR Bukhari [5885]).

Masih diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a, ia berkata, "Nabi saw. telah melaknat para banci dan wanita-wanita tomboi, lalu beliau bersabda, "Usir mereka dari rumah kalian'!"

Ibnu Abbas berkata, "Maka Nabi saw. mengeluarkan si fulan dan Umar mengeluarkan si fulanah," (HR Bukhari [5886]).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. telah melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan wanita yang memakai pakaian laki-laki," (Shahih, HR Abu Dawud [4098]).

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar r.a, ia berkata, "Rasulullah saw. bersabda, 'Ada tiga orang yang tidak akan masuk surga dan tidak akan dilihat Allah di hari kiamat kelak: Seorang yang duhaka kepada orang tuanya, wanita yang menyerupai laki-laki, serta laki-laki dayyuts (tidak memiliki sifat cemburu)'," (Shahih, HR Ahmad [III/134]).

Diriwayatkan dari Ibnu Abi Mulaikah, dikatakan kepada Aisyah r.a, "Ada wanita yang memakai sepatu laki-laki." Lantas ia berkata, "Rasulullah saw. melaknat wanita yang menyerupai laki-laki," (Shahih lighairihi, HR Abu Dawud [4099]).

Berhijablah dengan sempurna, wahai muslimah calon penghuni syurga...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar